top of page

In 2015  Narasastra donated +-100 books to Alor (Nusa Tenggara Timur) and Kampung Dao (Jakarta)

And now we're looking forward to send those books to further places!

BOOK DONATION

 

Please send us an e-mail to narasastraproject@gmail.com with this subject format; [BOOK DONATION]_Your Name or Institution.

 

Please write us the amount of books you're going to give, along with your profile (name, phone number, address, institution).

 

You'll get a reply on how we're going to get your books. And we'll make sure that those books are in the right hand :)

WHAT KIND OF BOOKS DO WE NEED?

 

There's actually no boundaries on what kind of books we would like to get (because every kind of book is a source of knowledge). But, we do have some kind of preferences, looking at the target of our donation.

 

Preferences:

We're looking for children's books, preferably written in Bahasa. Does not matter if it's second hand or brand new books, as long as it's in a good condition.

 

If you have some books you would like to donate,

please let us know!

PREVIOUS DONATION

2015

Alor (NTT) & Kampung Dao (Jakarta)

Testimonial from Dwi Citra Larasati (Alor):

 

Terima kasih Narasastra! Buku-bukunya sudah sampai di tangan anak-anak Desa Tereweng. Buku-buku ini akan dikelola dalam sebuah wadah Gerakan Rumah Baca yang digagas oleh Destructive Fishing Watch. Tujuan dari dibentuknya Gerakan Rumah Baca ini untuk meningkatkan minat baca dan juga memfasilitasi bahan bacaan bagi masyarakat di PPKT (pulau-pulau kecil terdepan) dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia di PPKT. Dalam Gerakan Rumah Baca ini dilibatkan pula pihak sekolah SD dan SMP Tereweng agar buku-buku tersebut tetap terjaga dan terawat dengan baik. Donasi buku yang sudah diterima dari Narasastra saat ini berjumlah 56 buah. Buku-buku tersebut juga sudah diberi label dan diinventarisasi oleh pengelola Gerakan Rumah Baca sehingga bisa segera dipinjam siapa saja yang sudah tidak sabar untuk membaca. 


Hari ini anak-anak bahagia sekali melihat buku-buku selain buku pelajaran yang biasa mereka lihat sehari-hari. Di desa ini belum ada perpustakaan, baik di sekolah maupun di lingkungan umum.

Jadi teringat kata-kata Bapak Kepala Sekolah SMP Negeri Tereweng pagi tadi, "Mbak, selain ini nanti lampu menerangi desa (saat ini sedang dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya di desa ini), buku-buku ini juga sekarang akan menerangi kepala anak-anak dengan beragam wawasan dari hasil membaca"

Tereweng, 21 September 2015

 

 

 

 

.............

bottom of page